Sunan Bonang Adu Sakti dengan Pendeta Syam Pancarkan Air Srumbung

Kisah Sunan Bonang Adu Sakti dengan Pendeta SyamKisah walisongo, ajaran walisongo, metode dakwah walisongo dan karomah para sunan atau para wali sampai sekarang masih dijaga atau kalau dalam bahasa jawa nya diuri-uri. Karena kisah walisongo adalah awal tonggak masuknya Islam di pulau jawa jadi wajib dijaga agar anak cucu tahu asal muasal dan sejarah masuknya Islam di tanah jawa. Salah kisah wali yang memiliki karomah yang sangat luar biasa yaitu Kanjeng Sunan Bonang. Karomah Sunan Bonang adalah anugerah dari Allah SWT dan bukan dikategorikan sebagai ilmu sihir. Kisah Sunan Bonang yang terkenal adalah ketika Sunan Bonang beradu sakti dengan pendeta syam untuk memancarkan air sumur srumbung.

sunan bonang adu sakti dengan pendeta syam

sunan bonang adu sakti dengan pendeta syam

Sumur Srumbung yang terletak di komplek makam Sunan Bonang, punya cerita yang luar biasa. Sampai saat ini, banyak orang-orang berziarah ke makam, merasa ada yang tidak lengkap jika tak mampir sejenak ke Sumur Srumbung. “Ambil airnya dua botol besar buat diminum biar dapat berkah,” kata salah satu pengunjung makam Sunan Bonang, Hamdan ketika ditemui di kompleks Makam Sunan Bonang, Tuban, Jawa Timur.

Cerita sumur srumbung yang terletak 300 meter dari makam itu, bermula dari adu kesaktian Sunan Bonang dengan pendeta syam dari negeri seberang. Pendeta tersebut merasa tertantang dengan kabar kesaktian Sunan Bonang yang masyhur. “Sunan Bonang kan sejak masa mudanya terkenal seantero jagad, sampai luar negeri. Ada pendeta terkenal entah dari Muangthai atau negeri Syam sana. Pendeta itu juga terkenal, kemudian dia mendengar keterkenalan Sunan Bonang. Akhirnya dia ingin mengadu ilmu dan kesaktian,” ungkap Juru Kunci Makam Sunan Bonang, Abdul Muhith ketika di temui di kompleks makam Sunan Bonang, Tuban, Jawa Timur.

loading...

Kemudian pendeta tersebut berlayar mencari Sunan Bonang. Dia membawa beberapa pengawal, bekal perjalanan, dan kitab-kitab sucinya. Kitab-kitab tersebut rencananya akan digunakannya untuk berdebat dengan Sunan Bonang. Namun sesampainya di tengah perjalanan, cuaca seketika memburuk. Guntur datang, langit gelap, hujan deras. Ombak meremukkan perahu pendeta tersebut. Perahunya karam. Otomatis bekal dan kitab-kitabnya juga tenggelam.

Baca juga : “Cara Menangkal Pelet Dengan Media Telur

“Tapi pendeta itu terdampar ke Pesisir Tuban. Akhirnya pendeta itu bertemu dengan Sunan Bonang,” tutur Abdul Muhith. Dengan merahasiakan identitasnya, Sunan Bonang bertanya kepada pendeta tersebut tentang asal usulnya. Sang pendeta pun bercerita perjalanannya yang mengerikan. Dia menyatakan keinginannya untuk mengadu kesaktian dan ilmu pengetahuan kepada Sunan Bonang.

Sunan Bonang setuju dan siap untuk mengadu ilmu namun pendeta itu menolak lantaran semua kitab-kitabnya telah tenggelam. Dia berjanji jika kitabnya ditemukan dia siap adu tanding dengan Sunan Bonang. “Akhirnya Sunan Bonang menancapkan ujung tongkatnya ke tanah. Keluarlah air beserta kitab-kitab pendeta itu. Kemudian sang pendeta heran, lalu dia bertanya, kamu siapa?” ungkap Abdul Muhith.

Sunan Bonang menjawab mengatakan bahwa dirinya adalah murid Sunan Bonang. Pendeta tersebut tidak tahu bahwa yang berbicara dengannya adalah Sunan Bonang. Jawaban Sunan Bonang malah membuat pendeta tersebut gemetar ketakutan karena terkejut murid Sunan Bonang mempunyai kesaktian sebesar itu. Pendeta itu berpikir pasti seseorang yang bernama Sunan Bonang punya kesaktian yang lebih tinggi lagi.

Kemudian pendeta tersebut meminta ampun dan meminta agar permohonan maafnya disampaikan pada Sunan Bonang. Selang beberapa lama barulah sang pendeta mengetahui sendiri bahwa pemuda tadi adalah Sunan Bonang, akhirnya pendeta tersebut meminta agar dirinya diangkat menjadi murid dan masuk Islam.

Baca juga : “Cara Sunan Gresik Kenalkan Allah kepada Masyarakat Hindu

Kini air yang memancar dari kesaktian Sunan Bonang itu dikenal sebagai Sumur Srumbung. Air tersebut dipercaya para peziarah dapat memberikan berkah. “Sampai sekarang walaupun di tepian laut, airnya tawar. Banyak pengunjung yang datang mengambil air,” pungkasnya. Nah kisah sunan bonang adu sakti dengan pendeta syam ini semoga dapat menambah kecintaan kita kepada para Walisongo yang telah mengenalkan Islam di tanah jawa, nantikan kisah-kisah walisongo selanjutnya di blog gudangmiteri.com ,terima kasih semoga bermanfaat.

Sunan Bonang Adu Sakti dengan Pendeta Syam Pancarkan Air Srumbung |