24 Mitos Larangan dan Pantangan bagi Ibu Hamil menurut Adat Jawa

Mitos Larangan dan Pantangan bagi Ibu Hamil menurut Adat Jawa – mitos kehamilan berdasarkan pencarian di internet memiliki 2 opsi yaitu mitos kehamilan menurut islam dan mitos kehamilan menurut adat jawa kuno. Mitos kehamilan yang akan saya bahas kali ini adalah tentang mitos kehamilan menurut adat jawa terutama mitos larangan dan pantangan bagi ibu hamil. Mitos larangan ibu hamil menurut adat jawa sampai saat ini masih banyak dipercaya oleh sebagian masyarakat yang hidup di jawa terutama jawa tengah. Adat, tradisi, budaya dan kepercayaan orang jawa jaman dahulu masih sangat kental terasa di kalangan para sesepuh di tiap-tiap desa. Salah satu kepercayaan atau mitos orang jawa kuno yang sampai sekarang masih dipercaya dan dilaksanakan adalah mitos seputar larangan ibu hamil. Mitos larangan dan pantangan ibu hamil banyak sekali jika dijabarkan secara lengkap, namun untuk sekedar menambah wawasan dan nguri-uri / memupuk tradisi adat jawa agar tidak hilang maka akan saya jabarkan tentang beberapa mitos larangan bagi ibu hamil menurut adat jawa.

Mitos Larangan dan Pantangan bagi Ibu Hamil menurut Adat Jawa

Mitos Larangan dan Pantangan bagi Ibu Hamil menurut Adat Jawa

Adat jawa memang sangatlah kaya akan seni, budaya, tradisi dan kepercayaan. Maka dari itu agar tidak sirna begitu saja harus ada generasi penerus yang mau mengingat serta melaksanakan tradisi nenek moyang terdahulu secara rutin. Salah satu mitos orang jawa yaitu tentang larangan bagi ibu hamil yang sampai sekarang masih dipercaya masyarakat dan tidak berani melanggarnya. Larangan bagi ibu hamil menurut para leluhur atau nenek moyang merupakan peringatan karena sudah ada kejadian di jaman dahulu jadi tujuan para leluhur orang jawa kuno memberikan larangan dan pantangan bagi ibu hamil adalah untuk menghindari kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Istilahnya lebih baik mencegah daripada mengobati. Agar tidak penasaran berikut di bawah ini sudah saya rangkumkan mengenai larangan dan pantangan bagi ibu hamil menurut adat jawa lengkap dari berbagai sumber.

Mitos Larangan dan Pantangan bagi Ibu Hamil Menurut Adat Jawa

  1. Ibu hamil tidak boleh minum jamu kunir, ibu hamil yang minum jamu tradisional kunir dipercaya menyebabkan bayi yang lahir menderita penyakit kuning atau kekurangan bilirubin.
  2. Ibu hamil tidak boleh sembarangan membuang sisa apapun sembarangan, misal sisa kapas atau tisu bekas untuk membersihkan badan tidak boleh dibuang sembarangan di tempat sampah, jadi harus disendirikan. Membuang sembarangan seperti tisu atau kapas dapat berakibat fatal misal bekas tisu tidak sengaja terbakar maka dipercaya anak yang dikandung sewaktu lahir kulitnya akan seperti terbakar.
  3. Ibu hamil tidak boleh duduk-duduk di tengah jalan atau pintu masuk rumah, duduk di tengah pintu menurut mitos jawa kuno dipercaya bayi akan menjadi sulit mencari jalan bayi saat menjelang proses persalinan atau melahirkan.
  4. Ibu hamil dilarang membunuh segala jenis binatang atau hewan ketika sedang mengandung / hamil, selain itu si suami atau calon ayah dari jabang bayi anak tersebut juga tidak boleh membunuh binatang, dipercaya membunuh hewan saat sedang hamil menyebabkan janin yang ada dalam kandungan keguguran.
  5. Ibu hamil tidak boleh menyembelih hewan atau menguliti hewan apapun walaupun istilahnya cuma membersihkan bagian dalam perut atau dalam bahasa jawa disebut ‘mbetheti’ hewan yang masih hidup atau yang sudah mati. Berdasarkan kepercayaan jawa menyembelih, menguliti dapat menyebabkan bayi yang dikandung lahir dengan kondisi cacat.
  6. Ibu hamil dilarang membuang sembarangan ASI nya. Ibu hamil yang sudah memasuki usia kehamilan 8 bulan biasanya sudah mengeluarkan ASI (Air Susu Ibu) secara alami, nah banyak yang membuang ASI ke kamar mandi atau selokan bahkan ke kali. Menurut mitos jawa membuang ASI harus ke “baturan” si calon jabang bayi. Baturan adalah tempat mengubur ari-ari (plasenta) dan tali pusar bayi setelah melahirkan.
  7. Ibu hamil dilarang merendam cucian kotor seperti pakaian, celana terlalu lama. Menurut mitos jawa merendam cucian terlalu lama dipercaya dapat menyebabkan timbulnya bengkak dan terasa berat pada kaki ibu hamil.
  8. Ibu hamil dilarang menyimpan dalam hati sesuatu yang aneh yang kebetulan dilihatnya atau istilahnya menggumam, kalau dalam bahasa jawa ‘mbathin’ sewaktu menemukan kejadian yang aneh yang tidak sengaja dijumpai pada saat keadaan hamil. Menggumam pada saat hamil dipercaya dapat berakibat fatal yaitu bisa terjadi balik ke calon jabang bayi yang dikandung atau ada yang menyebut sebuah karma.
  9. Ibu hamil tidak boleh potong rambut ketika sedang hamil. Memotong rambut pada saat sedang hamil menurut mitos orang jawa dapat mengakibatkan calon jabang bayi yang dikandung akan mengalami patah tulang atau ada bagian yang patah pada saat dilahirkan.
  10. Ibu hamil tidak boleh potong kuku. Memotong kuku saat sedang hamil tidak diperbolehkan karena dipercaya dapat menyebabkan bayi mengalami cacat fisik atau ada bagian tubuh yang tidak lengkap menurut kepercayaan orang jawa kuno.

Baca juga : “Ciri Orang punya Pesugihan

loading...
  1. Ibu hami dilarang mematahkan dahan atau ranting pohon dimanapun kapanpun. Mematahkan ranting pohon dipercaya dapat menyebabkan bayi patah tulang pada saat dilahirkan..
  2. Ibu hamil dilarang melubangi plastik atau menyobek bungkus plastik, menurut kepercayaan atau mitos jawa kuno menyobek plastik saat sedang masa hamil dapat menyebabkan bayi yang dilahirkan perut bayi mengalami sobek atau usus bayi terburai. Maka dari itu ibu hamil harus membuka ikatan tali dengan sabar dan tidak boleh langsung menyobeknya.
  3. Ibu hamil tidak boleh menyiramkan atau mercikkan air sisa di ember ke kedua kaki, berdasarkan orang jawa menyiramkan air sisa ember ke kaki saat hamil dapat menyebabkan ibu hamil mengalami kejadian aneh yaitu kencing sendiri atau dalam bahasa jawa istilahnya “beser” tanpa terasa namun tiba-tiba saat badan akan digerakkan ternayata sudah keluar air kencing, kejadian aneh ini orang jawa sering menyebutnya dengan istilah kembar banyu.
  4. Ibu hamil dilarang menggaruk – garuk bagian perut saat sedang tiduran sewaktu keadaan hamil. Menggaruk perut saat sedang hamil dilarang karena dipercaya dapat menyebabkan timbulnya lebam – lebam pada bayi yang dikandung ketika dilahirkan menurut mitos orang jawa jaman dahulu.
  5. Ibu hamil tidak boleh mengupas buah salak dan buah rambutan saat sedang hamil. Mengupas buah salak dan buah rambutan dipercaya bisa menyebabkan calon jabang bayi lahir dengan kondisi cacat menurut mitos orang jawa dulu.
  6. Ibu hamil yang memiliki suami yang hobi memancing ikan tidak diperbolehkan memancing ikan selama istri nya masih dalam keadaan hamil atau mengandung. Menurut mitos di masyarakat serta adat jawa yang masih kental suami yang memancing ikan saat istrinya sedang hamil dipercaya dapat menyebabkan calon jabang bayi akan lahir dengan kondisi bibir sumbing atau bibir terbelah.
  7. Ibu hamil tidak boleh tidur di saat waktu menjelang maghrib dan keluar malam hari. Waktu menjelang maghrib menurut adat jawa adalah waktunya setan dan iblis keluar jadi wanita yang sedang hamil dilarang tidur di waktu menjelang maghrib agar tidak disusupi setan.
  8. Ibu hamil dilarang makan makanan terutama daging yang berasal dari air misal ikan -ikan kecil yang biasa hidup di sungai, udang air tawar, kepiting kali / sungai. Makan makanan yang berasal dari air tawar dipercaya dapat menghambat rejeki sang calon jabang bayi menurut orang jawa jaman dahulu.
  9. Ibu hamil tidak boleh ngidam makan belut, Menurut mitos orang jawa ngidam atau nyidam belut saat hamil dipercaya dapat membuat anak atau jabang bayi yang akan dilahirkan nanti menjadi anak yang hiperaktif. Filososfi diambil dari tingkah laku belut yang sangat gesit dan lincah sehingga orang jaman dahulu melarang makan belut agar anak yang dilahirkan nanti tidak hiperaktif.
  10. Ibu hamil dilarang menjahit kain menggunakan jarum.Menjahit kain ketika sedang hamil oleh para sesepuh orang jawa sangat dilarang karena dipercaya dapat mengakibatkan cacat fisik pada jabang bayi yang dilahirkan.
  11. Ibu hamil tidak boleh makan pedas. Menurut orang jawa jaman dahulu makan makanan pedas dipercaya dapat menyebabkan bayi memiliki sifat yang kasar, galak dan ngeyel.
  12. Ibu hamil dilarang membaca nama-nama nisan di pemakaman. Membaca nama-nama yang tertulis nisan sewaktu di kuburan dipercaya dapat menyebabkan bayi yang akan dilahirkan memiliki sifat pelupa.
  13. Ibu hamil tidak boleh makan makanan “bancakan” atau “kondangan” atau “kenduren” pada saat sedang hamil. Makan makanan bancakan menurut mitos orang jawa dapat menyebabkan jabang bayi yang dikandung terkena sawan bayi.
  14. Ibu hamil dilarang membeli baju bayi dan peralatan bayi sebelum memasuki usia kehamilan 7 bulan. Jadi menurut mitos orang jawa membeli baju bayi dan peralatan bayi sebaiknya dibeli mendadak atau setelah usia 7 bulan atau setelah prosesi 7 bulanan dalam istilah jawa “mitoni” atau “tingkeban”. Walaupun setelah 5 bulan sudah bisa diketahui jenis kelamin bayi melalui USG tetap dilarang oleh orang jawa jaman dahulu. Hal unik ini dinamakan “Pamali”.

Baca juga : “Ciri Terkena Sawan Bayi

Itulah tadi kumpulan berbagai mitos orang jawa tentang larangan dan pantangan bagi ibu hamil yang dikumpulkan dari berbagai sumber dan cerita masyarakat. Semoga sedikit informasi tentang mitos larangan ibu hamil menurut orang jawa ini menambah wawasan anda. Mungkin kita sebagai manusia mempunyai hak boleh percaya boleh tidak semua tergantung dari pribadi diri kita masing-masing. Terima kasih sudah menyempatkan membaca di blog gudang misteri, jangan lupa share agar lebih bermanfaat.

24 Mitos Larangan dan Pantangan bagi Ibu Hamil menurut Adat Jawa |