14 Fakta Mitos Pulung Gantung di Gunungkidul

Loading...

14 Fakta Mitos Pulung Gantung di Gunungkidul – Kasus bunuh diri di kabupaten Gunungkidul merupakan kasus bunuh diri tertinggi di provinsi DI Yogyakarta bahkan di tertinggi di Indonesia. Jumlah angka bunuh diri di Gunungkidul naik dari tahun ke tahun jika dirata-rata sekitar 48 angka kejadian bunuh diri setiap tahun [Fakta 1]. Dari 48 kasus bunuh diri tersebut 33 kasus diantaranya adalah kasus bunuh diri dengan cara gantung diri dan kasus lainnya akibat minum racun, menceburkan ke sumur dan overdosis obat. Tingginya kejadian bunuh diri dengan cara gantung diri di Gunungkidul ini oleh masyarakat setempat dikaitkan-kaitkan dan dipercayai berhubungan erat dengan adanya sebuah legenda atau mitos yang beredar di masyarakat karena disebabkan oleh hantu pulung gantung [Fakta 2]. Pulung gantung yang diartikan pulung adalah wahyu atau takdir atau nasib sedangkan gantung adalah menggantung jadi dapat diartikan mendapat wahyu atau bisikan gaib untuk melakukan gantung diri. Versi lain menyebutkan bahwa pulung adalah ketiban pulung yang artinya akan mendapatkan kebahagiaan, namun kata gantung adalah pertanda apes atau buruk sehingga masih banyak yang kadang salah mengartikan bahwa untuk mendapatkan kebahagiaan adalah dengan cara gantung diri karena bunuh diri dengan menggantung diri dianggap sebagai jalan pintas untuk mendapat kebahagiaan [Fakta 3].

Mitos Pulung Gantung di Gunungkidul

Mitos Pulung Gantung di Gunungkidul

Mitos pulung gantung di Gunungkidul ini sampai diangkat menjadi sebuah kisah nyata lewat buku yang berjudul “Pulung Gantung, Menyingkap Tragedi Bunuh Diri di Gunung Kidul” yang dikarang oleh Darmaningtyas. Selain Darmaningtyas yang tertarik untuk membukukan misteri pulung gantung di gunung kidul Yogyakarata ini ada juga seorang penulis yang menyinggung tentang mitos pulung gantung di buku yang berjudul ‘Simbolisme dalam Budaya Jawa‘ karangan Budiono Harusatoto [Fakta 4]. Mengupas tuntas dari isi kedua buku tersebut dan cerita masyarakat Gunungkidul tentang pulung gantung mendapatkan sebuah gambaran tentang sosok hantu pulung gantung. Wujud hantu pulung gantung adalah seperti bola api berpijar merah yang terbang melayang kadang api pijar berwarna semi kehijauan dan berekor seperti komet yang jatuh dari langit. Penampakan pulung gantung ada yang menyebut wujudnya seperti Lampor dan Banaspati yaitu sejenis makhluk gaib dari golongan jin yang berbentuk seperti bola melayang-layang dan terbuat dari api [Fakta 5].

Menurut mitos pulung gantung apabila ada warga yang melihat pulung gantung terbang lalu jatuh di suatu tempat maka dianjurkan untuk segera membunyikan kentongan keras-keras untuk mengusir makhluk gaib itu pergi sehingga tak ada warga yang terkena efek buruknya [Fakta 6]. Setelah melihat tempat jatuh pulung gantung biasanya di tempat jatuhnya pulung gantung maka akan ada orang yang gantung diri. Jadi jika dikalkulasi maka hampir setiap bulan pasti ada orang yang meninggal akibat gantung diri di wilayah kabupaten Gunungkidul tepatnya paling banyak di kecamatan Wonosari. Berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat jika ada orang yang ‘ngendhat’ atau gantung diri maka tanah tempat bunuh diri korban tersebut harus dibakar atau diratakan dengan [Fakta 7]. Ada juga mitos pulung gantung yang dipercaya masyarakat benar-benar terjadi yaitu apabila ada orang yang bunuh diri dengan cara gantung diri tetapi posisi menghadap ke utara maka dipercaya di lokasi gantung diri pertama akan terjadi peristiwa bunuh diri susulan [Fakta 8]. Tradisi masyarakat Gunungkidul apabila ada pulung gantung adalah dengan melakukan bersih desa atau gugur gunung dengan menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk dan doa bersama [Fakta 9].

Mitos pulung gantung terakhir yaitu bahwa setiap ada korban yang meninggal akibat terkena pulung gantung  maka warga akan menggali tanah di bawah tempatnya gantung diri untuk menguburkan gelu di bawah tempat untuk gantung diri. Warga meyakini ada gelu di bawah lokasi itu. Gelu sendiri merupakan sebuah bulatan tanah yang biasanya berjumlah 8 buah untuk mengganjal bagian tubuh jenazah ketika dimasukkan ke dalam liang kubur. Gelu dalam bahasa Indonesia berarti rasa kecewa yang mendalam [Fakta 10].

Asal usul pulung gantung jika dilihat secara ilmiah misteri hantu pulung gantung atau bola api terbang yang membuat warga resah sebenarnya adalah sebuah fenomena alam langka yang biasa terjadi. Pijaran bola api tersebut ternyata berasal dari perpaduan zat fosfor dan zat kapur yang memang banyak ditemui di daerah pegunungan kapur gunungkidul [Fakta 11]. Jika dilihat dari kacamata psikis maka penyebab tingginya angka bunuh diri dengan cara gantung diri di gunungkidul dipicu karena rasa stress dan sepi. Masyarkat wonosari Gunungkidul yang terkenal akan rasa sosial tinggi merasa malu antar tetangga jika tidak nyumbang. Tradisi ‘Nyumbang’ yaitu memberi bantuan uang kepada tetangga yang punya hajatan. Pendapat orang yang gantung diri akibat tidak bisa nyumbang bahwa dia merasa sudah tidak berguna lagi di lingkup sosial, saat merasa sepi, tidak bermakna secara sosial, tertekan, kemudian depresi, dan jika semakin kuat biasanya diakhiri dengan bunuh diri. Maka dari itu di Puskesmas yang memiliki daerah subur kasus bunuh diri akan disediakan psikolog [Fakta12]

Fakta terakhir yang tak kalah mengejutkan yaitu saking terkenalnya mitos pulung gantung di Gunungkidul maka istilah-istilah seperti umum sanak dan jaga kaprajan juga harus tahu yaitu umum sanak yang berarti patokan minimal nyumbang pada sanak keluarga sedangkan jaga kaprajan adalah uang cadangan ketika ada banyak acara maupun hajatan di bulan yang sama. Kebiasaan gantung diri pada masyarakat Wonosari gunungkidul biasa dilakukan bunuh diri dengan menggantung di pohon atau kandang sapi [Fakta 13]. Setelah 2 buku yang mengangkat kisah misteri pulung gantung laris manis di pasaran kini giliran ada sutradara yang tertarik untuk membuat film lokal layar lebar yang berjudul Ziarah karya BW Purba Negara yang dalam adegan film di dalamnya banyak tersirat tentang kisah mitos pulung gantung di gunungkidul. Bahkan film Ziarah ini terpilih sebagai salah satu nominasi FFI sebagai penulis skenario asli terbaik tahun 2016 [Fakta 14].

Baca juga : “Menguak Kisah Misteri Gunung Karang Pandeglang Banten

Demikianlah jabaran dari fakta-fakta tentang kebenaran mitos pulung gantung di Gunungkidul Yogyakarta, semoga sedikit informasi tentang arti pulung gantung ini bermanfaat bagi banyak orang. Jangan lupa ya bagikan teman -teman anda  agar lebih bermanfaat dan nantikan artikel menarik selanjutnya, apabila ada kritik dan saran atau ingin menambahkan fakta baru seputar mitos pulung gantung di kabupaten Gunungkidul ini dapat ditulis di kolom komentar di bawah ini atau silahkan hubungi kontak kami.

14 Fakta Mitos Pulung Gantung di Gunungkidul |