20 Cerita Misteri Gunung Paling Angker di Indonesia

Loading...

20 Cerita Misteri Gunung Paling Angker di Indonesia – Kisah horor, cerita mistis dan kejadian gaib seperti penampakan makhluk halus dan kesurupan bisa terjadi di mana saja termasuk di gunung. Indonesia yang notabene banyak memiliki gunung adalah salah satu negara di dunia yang memiliki cerita misteri gunung paling angker di dunia. Gunung di Indonesia bahkan masih banyak dikategorikan sebagai gunung paling aktif di dunia yang dapat sewaktu-waktu meletus seperti gunung merapi di jogja. Gunung merapi banyak memiliki cerita angker para pendaki sebagai gunung paling angker di Indonesia. Cerita misteri pendaki gunung bermacam-macam ada kisah nyata para pendaki gunung yang tersesat, ada penampakan hantu di gunung dan ada yang sampai meninggal di gunung. Cerita horor gunung di Indonesia tidak hanya cerita angker gunung merapi saja bahkan ada 20 gunung angker di Indonesia yang perlu kamu ketahui.

20 Cerita Misteri Gunung Paling Angker di Indonesia

20 Cerita Misteri Gunung Paling Angker di Indonesia

Indonesia memang terkenal akan banyaknya barisan pegunungan yang indah, sehingga menjadi tujuan para pecinta alam untuk melakukan pendakian gunung. Walaupun banyak pegunungan yang memiliki pemandangan alam yang indah, tetapi dibalik keindahan itu juga memiliki cerita keangkeran dan keseraman tersendiri bagi para pendaki maupun masyarakat yang hidup di sekitar gunung tersebut, karena dipercaya bahwa  alam seperti gunung menjadi tempat “hidup” bagi makhluk halus. Banyaknya kasus kecelakaan di gunung, tak jarang disangkutpautkan dengan cerita misteri yang menyelimuti dan mitos yang dipercayai di daerah itu. Kadang ada pendaki yang menjadi korban, dapat tertolong, tetapi ada pula yang tidak terselamatkan. Tidak heran kasus demikian menambah keseraman dan keangkeran gunung yang ada di Indonesia. Berikut ulasan lengkap kumpulan gunung angker di Indonesia yang memiliki cerita angker dan seram yang berhasil di rangkum oleh tim Gudang Misteri di bawah ini :

Kumpulan Cerita Misteri Gunung Angker di Indonesia

  1. Cerita Misteri Gunung Semeru di Jawa Timur

Bagi para pecinta alam dan pendaki gunung, Gunung Semeru yang berada di wilayah Jawa Timur ini memiliki keindahan yang tidak diragukan lagi. Terletak di antara dua Kabupaten Malang dan Lumajang, gunung ini juga sebagai salah gunung tertinggi di Pulau Jawa. Gunung Semeru memiliki keindahan danau Ranu Kumbolo dan Puncak Mahameru yang menggoda untuk ditaklukkan. Gunung yang berada di ketinggian 3676 mdpl ini konon merupakan “paku” dari Pulau Jawa seperti yang tertulis di kitab kuno. Karena keindahan yang dimilikinya, maka banyak pecinta alam yang ingin mendaki gunung ini dan menaklukkan puncaknya. Tetapi gunung ini memiliki banyak cerita misteri yang cukup angker bagi orang awam, seperti konon para pendaki yang mendirikan tenda di sekitar danau Ranu Kumbolo dilarang untuk memancing ikan di danau tersebut, karena ikan mas yang ada di danau itu merupakan penjelmaan dari Dewi penunggu danau Ranu Kumbolo yang kadang menampakkan wujudnya berupa sesosok wanita cantik dengan mengenakan kebaya berwarna kuning emas.

Selain danau Ranu Kumbolo, ada juga tempat yang dianggap “pusat” dari kegiatan makhluk halus di Gunung Semeru yaitu di Puncak Mahameru. Jika pendaki yang memiliki indera keenam dan dapat melihat tempat ini, dikatakan disini merupakan tempat para Dewa dan terlihat seperti “pasar” karena banyaknya makhluk yang berkumpul di tempat ini. Selain itu Puncak Mahameru merupakan “atap” dari Pulau Jawa. Di tempat lain yang masih merupakan bagian dari Gunung Semeru, terdapat daerah bernama “Khelik” yang merupakan tempat dibuatnya plat nama memoriam bagi para pendaki yang meninggal di gunung ini, sehingga tak heran banyak ditemukan pendaki yang kesurupan di gunung semeru.

  1. Cerita Misteri Gunung Merapi di Yogyakarta

Siapa yang tidak mengenal dengan gunung yang satu ini? Gunung Merapi terletak di perbatasan antara Provinsi Yogyakarta dengan Provinsi Jawa Tengah ini memang sudah cukup terkenal, entah karena letusannya yang dahsyat, atau aktivitasnya yang masih berstatus aktif hingga kisah misteri dan mitos yang menyelimuti gunung yang memiliki ketinggian 2930 mdpl ini. Jika membicarakan tentang Gunung Merapi tentu kita akan langsung teringat dengan juru kunci gunung merapi yang bernama Mbah Marijan. Beliau meninggal saat erupsi dahsyat Gunung Merapi terjadi pada tahun 2010 karena tidak ingin di evakuasi dan tetap tinggal di dalam rumahnya. Konon katanya di Gunung Merapi ini terdapat Kerajaan atau Keraton Merapi yang merupakan pusat kegiatan makhluk halus seperti jin terbesar.  Dan yang paling terkenal dari misteri yang ada di Gunung Merapi yaitu adanya Pasar Bubrah di lereng gunung merapi. Yang dimaksut “pasar” bukan tempat orang bertemu untuk melakukan transaksi jual beli, melainkan tempat makhluk halus yang berkumpul seperti di pasar, dan tersebarnya banyak batu di tempat itu merupakan perwujudan dari warung dan meja kursi dari “pasar” gaib ini. Tak jarang para pendaki yang mendirikan tenda di sekitar tempat ini, pada malam hari mendengar keramaian seperti suara suasana di pasar, tetapi bagi orang  awam hanya terlihat hamparan batu dan pasir di tempat ini. Sehingga jika para pendaki berada di Pasar Bubrah ini diharapkan untuk menjaga perilaku dan perkataan, karena bila berkata tidak baik maupun berbuat jahil, para “penghuni” di tempat ini akan mengganggu.

Selain Pasar Bubrah, ada pula Bunker Kaliadem yang berada di kaki Gunung Merapi yang menyimpan cerita misteri. Bunker ini dulunya ditujukan untuk tempat evakuasi apabila Gunung Merapi meletus dan berlindung dari lahar panas atau “Wedhus Gembel”  yang menuju permukiman. Konon di tempat ini bila sore menjelang malam, akan terdengar seperti suara tangisan perempuan dari dalam Bunker Kaliadem ini. Menurut cerita dari warga setempat, di tempat ini ada dua wisatawan yang tewas terjebak di dalam Bunker Kaliadem saat Gunung Merapi meletus. Keangkeran Gunung Merapi juga erat kaitannya dengan misteri Pantai Selatan di Yogyakarta.

  1. Cerita Misteri Gunung Lawu di Jawa Timur

Gunung Lawu terletak di perbatasan antara wilayah Jawa Tengah dan wilayah Jawa Timur ini memiliki status aktif dan sedang “tertidur” sehingga kapan saja gunung ini masih mungkin untuk meletus. Banyak yang mengatakan bila Gunung Lawu merupakan Gunung paling angker di Indonesia karena gunung ini dapat menentukan tentang orang yang mendatanginya apakah diterima atau di tolak, dan gunung ini seolah dapat mendengar keluh kesah para pendakinya. Konon bila kita mengeluh kelelahan saat mendaki Gunung Lawu maka anda akan merasakan kelelahan yang begitu parah, pun bila anda mengeluh lapar makan yang akan anda rasakan adalah rasa kelaparan yang sangat. Dan Gunung Lawu seolah bisa memilih orang yang mengunjunginya, apakah diterima atau tidak, bila pendaki bertemu dengan seekor kupu-kupu hitam dengan bulatan biru di sayapnya berarti pendaki tersebut diijinkan untuk meneruskan perjalanan dan jangan sekali-kali untuk menyakiti ataupun menangkap kupu-kupu seperti ini di Gunung Lawu. Yang perlu diingat adalah jangan mendaki Gunung Lawu dengan jumlah personil ganjil jika tidak ingin mendapatkan nasib sial di gunung ini.  Dan ada pula cerita misteri tentang Pasar Setan di Gunung Lawu, yaitu seperti kegiatan jual beli yang dilakukan manusia. Bila anda saat mendaki Gunung Lawu dan mendengar ada suara riuh seperti aktivitas layaknya di pasar dan lebih lagi bila anda mendengar bisikan untuk membeli dagangan “mereka”, sebaiknya anda membuang barang yang anda miliki di tempat itu juga, seperti istilahnya barter, agar perjalanan anda tidak diganggu.

  1. Cerita Misteri Gunung Ijen di Banyuwangi

Gunung Ijen yang berada di wilayah Banyuwangi ini memiliki ketinggian 2443 mdpl terkenal akan pesona Blue Fire yaitu fenomena alam ketika gas belerang bertemu dengan udara yang bersuhu panas lebih dari 360 derajat celcius sehingga menghasilkan warna biru yang bercahaya dan kadang salah diartikan sebagai lava yang berwarna biru. Gunung Ijen memang terkenal akan hasil belerangnya yang dimanfaatkan sebagai mata pencaharian masyarakatnya. Jika anda ingin menikmati keindahan Blue Fire di kawah Ijen ini, sebaiknya anda melakukan pendakian pada malah hari atau mendirikan tenda di atas puncak kawah Ijen, karena pada pagi hari anatar pukul 2 – 4 pagi pada saat itu suhu sedang dingin-dinginnya dan dapat menciptakan fenomena Blue Fire tersebut. Gunung Ijen memang terkenal dengan keindahan matahari terbit dari balik Gunung Merapi di sebelah timur, tak heran bila tempat ini dijuluki Sunshine Of Java.

Tetapi dibalik keindahannya, tentulah Gunung Ijen juga menyimpan cerita misterinya. Diceritakan adanya penampakan seorang nenek yang berada di Gunung Ijen yang akan menolong bila ada pendaki yang mengalami kesesatan saat mendaki gunung ini. Nenek ini pernah membantu seoran pendaki yang terpisah dari rombongannya saat menuju ke puncak, saat si nenek menyuruh menutup mata dan dilarang membuka matanya hingga si nenek tersebut menyuruh membuka matanya, dan ajaibnya pendaki tersebut dapat tiba kembali ke rombongannya dan mencapai puncak Gunung Ijen. Dan ada pula cerita tentang seorang pemuda pendaki gunung yang tersesat berhari-hari, setelah dilakukan pencarian, si pendaki tersebut ditemukan ole seorang penambang belerang di kawah Ijen. Pemuda tersebut mengaku dikejar oleh segerombolan tentara yang membawa senjata tajam, saat si pemuda tersebut berteriak minta tolong tetapi tidak ada yang mendengarnya, sehingga pemuda tersebut tersesat berhari-hari di hutan Gunung Ijen.

  1. Cerita Misteri Gunung Api Purba Nglanggeran di Gunungkidul

Gunung Api Purba Nglanggeran berada di wilayah D.I.Yogyakarta, tepatnya di desa Nglanggeran Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunungkidul. Gunung Api Purba tidaklah setinggi gunung lainnya yang berada di pulau Jawa, ketinggiannya hanya 700 mdpl, lebih mirip dibilang bukit. Dulunya gunung ini berstatus aktif, tetapi sekarang hanya terdapat sisa letusan yang menyerupai bukit. Untuk anda pendaki pemula yang ingin mencoba kemampuan mendaki gunung, silahkan jajal kemampuan disini. Gunung ini terkenal dengan spot Sunset atau matahari terbenamnya yang indah dengan latar belakang ladang persawahan dan Kota Yogyakarta yang indah pada sore menjelang malam hari. Tetapi dibalik keindahan yang dimiliki, jangan sepelekan gunung ini walaupun tidak setinggi gunung yang lainnya, ternyata Gunung Api Purba Nglanggeran memiliki banyak cerita misteri yang angker dan menyeramkan yang tak kalah membuat merinding dibanding gunung yang lainnya.

Yang paling terkenal dari Gunung Api Purba yaitu tentang misteri tujuh kepala keluarga di puncak gunung api purba. Jadi di puncak gunung ada dusun bernama Tlogo yang hanya boleh dihuni oleh tujuh kepala keluarga, tidak boleh kurang maupun lebih. Karena jika kurang dari tujuh, dusun tersebut akan mendapatkan kesialan, dan jika lebih dari tujuh maka anggota kepala keluarga yang kedelapan akan mendapatkan musibah. Karena keyakinan turun temurun tersebut, jika ada anak keturunan mereka yang baru menikah, maka keluarga baru tersebut harus keluar dari dusun Tlogo agar jumlah kepala keluarga di dusun Tlogo tetap berjumlah tujuh. Selain tentang misteri tujuh kepala keluarga di Gunung Api Purba Nglanggeran, ternyata ada satu cerita angker tentang nenek penjual jamu gendong yang ada di gunung ini yang sering menawarkan dagangannya kepada pendaki.

  1. Cerita Horor Gunung Salak di Jawa Barat

Kebanyakan orang mengira bahwa asal usul nama Gunung Salak berasal dari nama buah Salak, tetapi sebenarnya nama gunung ini berasal dari bahasa Sansakerta yaitu “Salaka” yang berarti Perak. Gunung Salak termasuk dalam salah satu gunung yang dianggap suci dan penuh misteri, dimana di gunung ini dulu Prabu Siliwangi sang pendiri Kerajaan Padjajaran menghilang, dan sering ditemui penampakan dari seekor harimau yang dianggap perwujudan dari Prabu Siliwangi. Gunung Salak sendiri berada di wilayah perbatasan antara Kabupaten Sukabumi dengan Kabupaten Bogor. Walaupun hanya memiliki ketinggian 2211 mdpl tetapi Gunung Salak merupakan gunung yang dijadikan sebagai obyek wisata alam. Gunung Salak terkenal akan wisata Kawah Ratu dan Curug Seribu dan juga penghasil belerang. Tetapi pada suatu kasus, Kawah Ratu dan Curug Seribu pernah memakan korban dengan gas belerang beracunnya dan ketika berendam di Curug Seribu. Konon banyak arwah yang bergentayangan korban dari Kawah Ratu dan Curug Seribu yang berada di Gunung Salak. Selain banyaknya penampakan arwah gentayangan di Gunung Salak, ada suara gamelan misterius yang kerap di dengar oleh para pendaki ketika berada di Gunung Salak. Tidak diketahui darimana sumber gamelan yang di dengar para pendaki karena tiap diikuti arah suara tersebut tidak pernah ketemu asalnya. Dan seperti pada Gunung lainnya, di Gunung Salak juga konon terdapat “Pasar Setan” yang berada di puncak gunung Salak. Para pendaki yang bermalam di Gunung Salak kerap mendengar suara keramaian seperti kegiatan manusia di pasar, tetapi ketika mereka melihatnya tidak ada kegiatan apapun di luar tenda.  Dan yang paling angker yaitu para pendaki sering bertemu dengan sosok nenek tua yang kerap menyapa para pendaki tetapi kemudian menghilang.

  1. Cerita Misteri Gunung Ungaran di Jawa Tengah

Gunung Ungaran memang tidak seterkenal gunung berapi di Jawa Tengah lainnya karena memang gunung ini jarang ada yang menjadikan sebagai obyek wisata alam. Gunung Ungaran berada di Kabupaten Semarang dengan ketinggian 2050 mdpl memang terlihat lebih rendah dibandingkan dengan gunung yang lainnya di wilayah Jawa Tengah. Tetapi bukan berarti gunung ini tidak memiliki cerita misteri yang menyelimutinya. Banyaknya penampakan makhluk halus dan binatang “jadi-jadian” yang berada di wilayah ini sering mengganggu para pendaki yang bermalam mendirikan tenda di Gunung Ungaran. Pernah suatu ketika ada pendaki yang merasakan kelelahan karena medan yang dilalui terasa berat, kemudian pendaki tersebut berniat mendirikan tenda dan bermalam di Gunung Ungaran, tetapi ketika tengah malam pendaki tersebut di datangi oleh sesosok bayangan hitam besar di depan tendanya dan binatang buas seperti macan kumbang, karena ketaktan pendaki itu berusaha membaca doa yang dia bisa, kemudian dari arah dalam hutan terdengar seperti suara teriakan dan pendaki tersebut lalu tidak sadarkan diri. Keesok paginya pendaki tersebut dibangunkan oleh rombongan pendaki yang lain dan tidur di hutan tanpa alas dan tenda.

  1. Cerita Mistis Gunung Slamet di Jawa Tengah

Gunung Slamet termasuk dalam gunung paling angker di Indonesia. Gunung yang berada di lima wilayah Kabupaten di Jawa Tengah yaitu Brebes, Banyumas, Purbalingga, Tegal dan Pemalang ini memiliki ketinggian 3428 mdpl. Untuk mencapai puncak dari gunung tertinggi kedua setelah gunung Semeru, medan yang akan dilewati oleh pendaki tergolong berat dan sulit untuk ditaklukkan. Status Gunung Slamet pun masih aktif hingga sekarang, hal ini ditandakan dengan adanya kepulan asap belerang dari pinggir kawah puncak Gunung Slamet. Di  puncak gunung ini terdapat kawah yang sangat luas yang dinamakan Segara Wedi atau dalam bahasa Indonesia berarti Lautan Pasir dan puncak tertinggi dari Gunung Slamet bernama puncak Surono. Pemberian nama puncak Surono ini pun ada ceritanya, yaitu dahulu kala ada seorang pendaki yang bernama Surono yang mengalami kecelakaan di puncak dan terjatuh ke jurang. Sehingga untuk mengenang pendaki tersebut, puncak Gunung Slamet diberi nama Surono, bahkan di atas terdapat sebuah tugu untuk mengenang almarhum Surono. Hal angker pertama yang akan anda temui ketika akan melakukan pendakian di Gunung Slamet yaitu dengan adanya dua pohon besar yang nampak seperti pintu besar, pohon ini dianggap sakral karena konon merupakan sebagai pintu masuk ke kerajaan gaib di Gunung Slamet. Setelat melewati “pintu masuk” tersebut, anda akan menjumpai tempat bernama Samarantu yang berasal dari kata Samar dan Hantu yang berarti hantu yang tidak terlihat atau samar. Di tempat ini para pendaki diusahakan tidak untuk bermalam atau mendirikan tenda karena katanya disini banyak pendaki yang diganggu oleh makhluk halus. Selain adanya makhluk halus, juga ada sesosok manusia kerdil yang sering mengganggu pendaki yang bermalam di tempat bernama Plawangan. Konon manusia kerdil ini senang mengambil barang maupun makanan dari para pendaki yang ada di dalam tenda. Tetapi keberadaannya masih misterius karena manusia kerdil ini tidak pernah terlihat oleh pendaki secara langsung. Dan hal angker yang paling terkenal dari Gunung Slamet yaitu banyaknya penunggu yang bersemayam di atas pohon-pohon di dalam hutan Gunung Slamet.

  1. Cerita Misteri Gunung Merbabu di Jawa Tengah

Tidak diragukan lagi keindahan Gunung Merbabu yang bersebelahan dengan Gunung Merapi ini. Memiliki ketinggian 3145 mdpl yang lebih tinggi dari gunung di sekitarnya, dari Gunung Merbabu ini kita dapat melihat gunung lain seperti Gunung Slamet, Gunung Sindoro, Gunung Sumbing, Gunung Lawu dan tentu saja Gunung Merapi.  Lereng Gunung Merbabu ini berada di empat wilayah Kabupaten yaitu lereng sebelah barat ada di Kabupaten Magelang, lereng sebelah timur di Kabupaten Boyolali, lereng sebelah utara ada di Kabupaten Salatiga dan Kabupaten Semarang. Tentu banyak orang sudah mengetahui bagaimana angker dari Gunung Merapi, begitu pula dengan gunung yang bersebelahan dengannya ini. Gunung Merbabu juga memiliki cerita menyeramkan yang kadang diluar nalar akal sehat. Suatu ketika ada pendaki lelaki yang tertinggal dari rombongannya, kemudian di tengah jalan dia bertemu dengan seorang gadis yang melakukan pendakian seorang diri. Mereka kemudian melakukan pendakian bersama hingga pada malam menjelang mereka mendirikan tenda. Pada pagi harinya ketika pendaki lelaki ini terbangun, ternyata pendaki wanita tersebut sudah tidak ada, hanya tertinggal tas ranselnya saja. Pendaki lelaki itu kemudian membawa tas ransel itu ke puncak karena siapa tau gadis tersebut sudah menuju ke puncak terlebih dahulu, ternyata ketika sampai di puncak pendaki lelaki ini bertemu dengan rombongannya dan mengatakan jika tidak ada pendaki wanita yang tiba di puncak selain mereka. Ketika dilihat dalam ransel itu ada nama dan alamatnya maka pendaki tersebut dan rombongannya bermaksut mengembalikan sesuai dengan alamat yang ada di tas ransel itu. Tetapi betapa terkejutnya mereka, ketika sampai di rumah pemilik tas ransel tersebut mereka malah disambut dengan cerita ibu gadis  yang mengatakan bahwa anaknya hilang di Gunung Merbabu pada Tahun 2009 dan jasadnya tidak pernah diketemukan.

Pasar Dieng Gunung Merbabu

Pasar Dieng Gunung Merbabu

Selain adanya penampakan dari gadis yang berada di Gunung Merbabu, ada pula Macan gaib yang  sering di dengar aumannya oleh para pendaki, padahal menurut penduduk setempat di hutan Gunung Merbabu sudah tidak ada lagi populasi macan yang hidup disitu. Dan pada tahun 2008 di Gunung Merbabu ditemukan jasad seorang pendaki wanita yang tewas dengan luka bekas gigitan dan terkaman dari hewan buas di tubunnya, yang dicurigai seekor macan. Kehadiran macan ini menjadi ketakutan tersendiri bagi para pendaki yang ada di Gunung Merbabu. Bukan hanya Gunung Merapi yang memiliki “pasar setan” tetapi di Gunung Merbabu pun ada yang demikian. Jika di Merapi dinamakan “Pasar Bubrah” maka yang ada di Gunung Merbabu memiliki nama “Pasar Dieng”. Yang cukup terkenal dari Pasar Dieng ini yaitu adanya Hantu Gendong yang akan meminta gendong kepada para pendaki yang mengeluh selama dalam perjalanan. Hal yang akan dirasakan oleh pendaki jika ada hantu gendong yaitu di sekitar pundak dan punggung akan merasakan beban dan terasa berat yang tidak wajar. Dan yang terakhir yaitu adanya Watu Gubug yang terdiri dari bebatuan yang tersusun membentuk seperti gua dengan pintu yang sempit. Jika pendaki ada yang dapat masuk ke dalam pintu goa ini, berarti perjalanannya di Gunung Merbabu mendapat “ijin” dari penunggu gunung ini, begitu pula sebaliknya.

  1. Kisah Misteri Gunung Gede di Jawa Barat

Gunung Gede memang cukup terkenal di kalangan pecinta alam karena keindahan pemandangan alamnya maupun karena cerita keangkeran dari gunung ini. Gunung Gede masuk dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), tepatnya di antara tiga wilayah kabupaten yaitu Kabupaten Bogor – Cianjur – Sukabumi dengan ketinggian gunungnya 2958 mdpl. Walaupun terkenal dengan keangkerannya dan banyaknya gangguan dari makhluk astral yang sering dialami oleh para pendaki, tetapi gunung ini masih saja selalu ramai para pecinta alam. Banyak cerita menyeramkan dari para pendaki tentang Gunung Gede, ada yang menceritakan pernah diperlihatkan penampakan dari penunggu Gunung Gede beserta macan karena pendaki tersebut buang air kecil di kawasan hutan Gunung Gede. Ada pula pendaki yang mendengar hentakan kaki bersepatu saat dalam perjalanan menuruni Gunung Gede, dan ada pula pendaki yang di datangi oleh sosok menyeramkan berbadan hitam besar, dan kemudian pendaki tersebut seperti diseret masuk ke dalam jaman dahulu kala seperti di kehidupan kerajaan. Selain itu yang terkenal adalah adanya penampakan dari kuntilanak yang sering mengikuti para pendaki yang merasakan kelelahan sehingga mudah ditempel. Ada pula cerita tentang Pangeran Surya Kencana yang bersemayam di kawasan alun-alun timur dari Gunung Gede, ketika mendirikan tenda maupun bermalam di alun-alun Surya Kencana, jangan pernah sekali berkata tidak baik, buang air besar maupun kencing di sembarang tempat, karena penunggu di Gunung Gede akan marah dan anda beserta rombongan dapat dibuat kebingungan.

  1. Kisah Angker Gunung Argopuro di Jawa Timur

Gunung Argopuro mungkin memang belum seterkenal dengan gunung lainnya di wilayah Jawa Timur seperti Semeru dan Lawu, tetapi gunung Argopuro juga menjadi gunung yang sering dikunjungi bagi para pecinta alam. Gunung Argopuro memiliki arti Gunung (= Argo) yang seperti Pura (=Puro), untuk beribadah umat Hindu. Gunung ini terletak di wilayah Jawa Timur ini masuk ke dalam beberapa Kabupaten yaitu Probolinggo, Lumajang, Jember, Bondowoso dan Situbondo dan termasuk gunung yang memiliki jalur pendakian terpanjang se pulau Jawa karena pendakian kadang membutuhkan waktu 3 sampai 5 hari untuk sampai ke puncaknya. Hal ini berhubungan dengan adanya mitos larangan untuk melakukan perjalanan mendaki saat malam sudah menjelang, sehingga para pendaki memilih untuk berkemah ketika malam mulai menjelang. Gunung ini sendiri memiliki ketinggian 3088 mdpl dan termasuk dalam bagian dari Gunung Iyang bersama dengan Gunung Raung dan Lemongan. Gunung Argopuro terkenal akan cerita tentang Danau Taman Hidup yang penuh dengan cerita misteri sehingga membuat Gunung Argopuro termasuk dalam gunung yang dianggap sakral. Cerita tentang Danau Taman Hidup erat hubungannya dengan cerita dari Dewi Rengganis, putri dari Kerajaan Majapahit, yang merupakan tempat favoritnya ketika menyendiri. Mitos di Danau Taman Hidup ini pun cukup unik, yaitu bila ada pendaki yang berteriak di danau ini, maka seketika akan muncul kabut tebal yang akan menghalangi pandangan mata. Yang lebih menyeramkan adalah ketika ada dua pendaki yang tersesat berhari-hari di dalam hutan Gunung Argopuro karena mendengar suara musik dangdut yang mereka kira berasal dari pemukiman warga, ternyata ketika suara musik tersebut diikuti malah membuat mereka semakin masuk ke dalam bagian hutan yang lebat dan rimbun akan pepohonan.

  1. Cerita Misteri Gunung Penanggungan di Mojokerto

Gunung Penanggungan berada satu kluster dengan Gunung Arjuno dan Gunung Welirang, terletak di Kabupaten Mojokerto. Gunung Penanggungan dikelilingi oleh bukit atau gunung yang lebih rendah dari ketinggian Gunung Penanggungan ini sendiri yang memiliki ketinggian 1653 mdpl. Di sekitar Gunung Penanggungan terdapat 4 gunung kecil /bukit yang mengelilinginya, yaitu Gunung Bekel (1238 mdpl), Gunung Gajah Mungkur (1084 mdpl), Gunung Sarah Klopo (1235 mdpl) dan Gunung Kemuncup (1238 mdpl). Gunung Penanggungan sendiri masuk di wilayah Jawa Timur terletak di antara Kabupaten Mojokerto di sebelah barat  dan Kabupaten Pasuruan di sebelah timur. Gunung ini termasuk dalam jajaran gunung yang dianggap sakral dan suci di wilayah Jawa Timur, sehingga tidak heran bila guunung ini juga banyak menyimpan misteri dan situs peninggalan sejarah Kerajaan Majapahit. Cerita yang banyak di dengar pendaki tentang Gunung Penanggungan adalah ketika ada dua bersaudara yang mendaki gunung ini, tetapi mereka kemalaman untuk sampai puncak sehingga memutuskan untuk bermalam di dalam goa di sekitara jalur pendakian. Saat mereka akan beristirahat, mereka mendengar suara berisik seperti orang yang sedang berbincang di bagian atas goa mereka bermalam, mereka mengira itu rombongan pendaki yang nekat akan meneruskan perjalanan ke puncak. Setelah mendengar suara orang berbincang, mereka juga melihat di jalur pendakian ada beberapa lampu senter yang menyala, ketika dua pendaki itu memberikan kode balik tidak ada tanggapan dan dua pendaki itu memutuskan untuk tidur. Pada keesok paginya saat mereka meneruskan pendakian ke puncak, mereka tidak menemukan satupun rombongan yang berada di puncak, padahal mereka semalam mendengar ada suara rombongan berbincang-bincang dan ada lampur senter yang menyala menuju ke puncak. Selain cerita misteri di Gunung Penanggungan ternyata juga terdapat situs kuno dan bangunan altar di puncak gunung penanggungan yang masih menjadi misteri keberadaannya. Serta ditemukannya jalur melingkar untuk mencapai puncak Gunung Penanggungan yang diperkirakan pada jaman dahulu jalur tersebut digunakan oleh kereta kuda kerajaan Majapahit untuk mencapai puncak Penanggungan.

  1. Cerita Mistis Gunung Sumbing di Jawa Tengah

Gunung Sumbing terkenal dengan jalur pendakian yang memiliki medan sulit dan menguji mental serta fisik dari pendaki yang belum memiliki pengalaman. Gunung ini berada di antara tiga wilayah  kabupaten yaitu Magelang – Temanggung – Wonosobo.  Gunung ini termasuk dalam gunung tertinggi kedua setelah Gunung Slamet di jajaran gunung tertinggi di Jawa Tengah dengan ketinggian 3371 mdpl, serta termasuk dalam jajaran gunung tertinggi nomer tiga dalam gunung tertinggi di Pulau Jawa. Selain terkenal dengan medan pendakian yang cukup sulit, ternyata Gunung Sumbing memiliki cerita misteri yang tak kalah menakutkan, dimana gunung ini dijuluki tempat para peri dan makhluk halus bersemayam.  Pertama, asal nama Gunung Sumbing berasal dari cerita dahulu ada dua lelaki bersaudara kembar yang hidup di pedesaan setempat bersama ibu dan ayah mereka. Suatu hari, kedua bersaudara tersebut bertengkar dan sang ayah yang melihat itu hilang kesabaran dan memukul salah satu dari si kembar yang mengenai bagian atas bibirnya yang mengakibatkan bibirnya robek atau dalam bahasa setempat disebutnya sumbing. Cerita misteri berawal dari seringnya muncul sesosok pocong yang sering menampakkan wujud kepada para pendaki, bahkan kadang mengikuti hingga para pendaki turun kembali dari puncak. Dan seperti tempat lainnya, di Gunung Sumbing juga ada pantangan yaitu tidak boleh mendaki gunung dengan jumlah rombongan yang ganjil, karena bila sampai dilanggar, maka selama pendakian dalam rombongan tersebut akan ada “penyusup” yang mengikuti rombongan hingga di akhir pendakian. Gunung Sumbing pun memiliki julukan tempatnya para peri bersemayam, maksutnya di gunung ini akan banyak ditemui penampakan dari berbagai jenis makhluk halus, mulai dari kuntilanak, sundel bolong, sosok hitam besar, orangtua yang sedang merokok berbau kemenyan, hingga sosok seorang pertapa yang sedang duduk bersila. Selain adanya cerita seram tentang Gunung Sumbing, ternyata di gunung ini juga dikenal sebagai tempat untuk mencari pesugihan atau kekayaan. Entah bagaiman cara mendapatkan pesugihan tersebut, tapi konon katanya tumbal dari orang yang mencari pesugihan disini adalah nyawa orang, bukan tumbal yang lainnya.

  1. Cerita Misteri Gunung Ciremai di Jawa Barat

Gunung Ciremai menjadi tujuan para pendaki karena termasuk dalam gunung tertinggi di Jawa Barat dengan ketinggian 3084 mdpl dan memiliki medan pendakian tidak sulit, sehingga para pemula yang baru pertama mendaki gunung pun tidak akan begitu merasakan kesulitan. Gunung Ciremai masuk dalam Taman Nasional Gunung Ciremai, berada di antara Kabupaten Cirebon, Kuningan dan Majalengka, Jawa Barat. Walaupun tidak memiliki medan yang sulit, tetapi Gunung Ciremai tetap saja menyimpan cerita angker yang pernah dialami oleh para pendaki maupun yang diceritakan oleh penduduk setempat. Di Gunung Ciremai pun terdapat pantangan bagi para pendaki agar selama proses pendakian tidak mendapatkan gangguan dari penunggu di gunung ini, yaitu tidak mengeluh, tidak memegang lutut, tidak buang air sembarangan dan mengucapkan salam setiap sampai di pos pemberhentian. Bahkan ada juga yang menyarankan bila hendak memulai pendakian, para pendaki di sarankan menginjakkan kaki ke tanah sebanyak tiga kali dan mengucapkan salam, hal ini bertujuan untuk menghindari keusilan penghuni gunung Ciremai. Gunung Ciremai pun erat kaitannya dengan kisah Sunan Gunung Jati yang dahulu melakukan pertapa di sebuah batu bekas tempat pertapaan kakeknya yang bernama Satria Kawirangan. Setelah sang kakek meninggal, Sunan Gunung Jati bertapa di batu yang berada di Gunung Ciremai selama hampir 10 tahun. Hingga kini batu yang digunakan sebagai tempat bertapa Sunan Gunung Jati dikenal dengan sebutan Batu Lingga. Dan yang masih berkaitan dengan Batu Lingga, yaitu adanya penampakan Nyi Linggi dengan dua macan tutulnya yang mengikutinya. Nyi Linggi dahulu bermaksut mencari ilmu dengan bertapa di batu yang bekas di duduki oleh Sunan Gunung Jati, tetapi ketika ilmunya belum di dapat smeua, Nyi Linggi telah meninggal dunia, dan dua ekor macan tutulnya pun menghilang. Kadang para pendaki ditampakkan dengan sosok nenek tua yang didampingi oleh dua ekor macan tutul ketika berada di Gunung Ciremai. Dan ada lagi cerita tentang suara gamelan dari dalam hutan gunung ini, apabila pendaki mengikuti suara gamelan tersebut maka akan tersesat karena tujuan dari suara gamelan itu adalah untuk memecah konsentrasi para pendaki.

  1. Cerita Misteri Gunung Kerinci di Jambi

Gunung Kerinci termasuk dalam jajaran gunung yang masih aktif dan dapat meletus kapanpun, selain itu Gunung Kerinci juga masuk dalam kategori gunung tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3805 mdpl. Berada di pulau Sumatra tepatnya di wilayah Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, gunung ini masuk ke dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang dimana di dalam TNKS masih terdapat habitat harimau sumatra dan badak sumatra. Gunung Kerinci meletus terakhir kali pada tahun 2009 dan masih aktif hingga sekarang. Misteri dari Gunung Kerinci yang sampai saat ini masih diragukan kebenarannya adalah adanya “Uhang  Pandak” atau manusia pendek di pedalaman Gunung Kerinci. Uhang Pandak merupakan sebutan yang diberikan oleh masyarakat kepada sosok manusia kerdil yang ada di pedalaman gunung Kerinci ini. Memang kemunculan manusia pendek ini belum ada yang bisa memastikan secara benar tetapi beberapa masyarakat pernah secara tidak sengaja menjumpai sosok ini, karena konon bila ada masyarakat yang dapat bertemu dengan Uhang Pandak ini maka akan mendapatkan keberuntungan atau rejeki. Bahkan sosok Uhang Pandak ini hanya dapat dijumpaia secara tidak sengaja apabila mereka sedang keluar dari pedalaman hutan, karena bila dicari pun hingga ke pedalaman ,sosok ini tidak akan pernah ditemukan, bahkan hanya untuk sekedar didokumentasikan belum ada yang bisa. Selain adanya Uhang Pandak, ada juga yang mengatakan jangan mendirikan tenda atau bermalam di ketinggian kurang dari 1500 mdpl, karena pada posisi ini masih merupakan habitat dan tempat berburu bagi harimau sumatra. Hal ini bertujuan untuk melindungi para pendaki dari serangan harimau sumatra dari tempat berburunya.

  1. Cerita Horor Gunung Sindoro di Jawa Tengah

Gunung yang berada di wilayah Provinsi Jawa Tengah ini juga dijuluki Gunung Kembar dengan adanya Gunung Sumbing di sebelahnya. Dua gunung ini hanya dipisahkan oleh sebuah jalan raya. Gunung Sindoro memiliki ketinggia 3150 mdpl, lokasinya berdekatan dengan kota Temanggung, dan merupakan gunung tertinggi keempat di Jawa Tengah. Walaupun gunung ini memiliki status aktif dan masih dapat meletus, tetapi skala letusannya hanya ringan hingga sedang. Penamaan Gunung Sindoro ini pun tak lepas dari kisah penamaan Gunung Sumbing yang berada di sampingnya. Dimana dahulu ada dua bersaudara yang memiliki kepribadian bertolak belakang, saudara yang satu berperangai usil dan jahil sementara yang satunya bijaksana dan santun arif. Suatu hari dua bersaudara ini bertengkar dan membuat ayahnya marah. Saudara yang usil ini di pukul oleh ayahnya hingga mengalami sobek dibagian atas bibirnya, yang dalam bahasa daerah disebut Sumbing. Sementara saudara yang satunya memiliki watakyang bijaksana dan santun arif, hingga dijuluki Si ndoro (untuk sebutan orang yang halus) sehingga gunung yang satunya diberi nama Gunung Sindoro. Misteri yang umum didengar oleh para pendaki dari warga sekitar yaitu tentang adanya kabut yang bisa muncul tiba-tiba di gunung Sindoro. Kabut berwarna putih muncul di puncak dan badan gunung, tetapi kabut hitam muncul hanya ada di puncak. Kabut taua pedhut inilah yang kadang menyesatkan para pendaki untuk mencari jalan pendakian yang benar dan sesuai jalur. Selain adanya kabut yang dapat membingungkan para pendaki, warga Gunung Sindoro dan Sumbing pun mempercayai bahwa dua gunung ini merupakan simbol dari keseimbangan, dimana Gunung Sindoro merupakan simbol feminitas yang bersifat dingin dan Gunung Sumbing merupakan simbol maskulinitas yang bersifat panas. Dengan adanya dua kepercayaan ini, masyarakat percaya bahwa dua gunung ini bertugas untuk menjaga keseimbangan yang ada di tanah Jawa. Di Gunung Sindoro pun identik dengan tempat bersemayamnya para peri, dimana ini dapat dilihat dari ketahanan wangi Bunga Edelweis yang dapat bertahan harus walaupun sudah dipetik lebih dari setahun. Konon keharuman ini karena bunga Edelweis dijaga oleh para peri. Jadi sebaiknya jika sedang berada di Gunung Sindoro, janganlah memetik bunga Edelweis yang tergolong tanaman yang dilindungi. Walaupun sedang merasakan kelelahan, jangan pernah melamun ketika berada di jalur pendakian Gunung Sindoro ini, karena hal ini dalam membuatmu diganggu oleh makhluk gaib, yang bisa saja mencelakai dan membawamu ke dunia halusinasi. Jadi tetaplah waspada dan jangan lengah.

  1. Cerita Misteri Gunung Rinjani di Lombok

Gunung Rinjani berada di Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki ketinggian 3726 mdpl dan sudah terkenal dengan pesona keindahannya. Sehingga tak heran bila banyak pecinta alam yang menjadikan Rinjani sebagai tujuan pendakian. Tetapi di balik cerita tentang keindahannya, Gunung Rinjani juga memiliki cerita misteri seperti gunung lainnya yang berada di Indonesia. Asal usul nama Rinjani pada gunung ini pun ada yang mempercayai berasal dari nama seorang putri kerajaan. Ada yang mengisahkan bahwa putri Rinjani dulu menemani ayahnya untuk melakukan semedi di gunung yang berada di Lombok ini, ada pula yang mengatakan bahwa dulu putri Anjani menjalin kasih dengan lelaki rakyat biasa yang kemudian tidak disetujui oleh ayahnya. Karena tidak mendapatkan restu, kemudian putri Anjani mengungsikan diri ke sebuah gunung dan diangkat oleh bangsa jin penghuni gunung tersebut untuk menjadi ratu, sehingga gunung tersebut bernama gunung Rinjani, berasal dari nama putri Anjani. Sama seperti gunung lainnya, di Gunung Rinjani juga terdapat danau di tengah gunungnya, bernama Danau Segara Anak. Bagi masyarakat Lombok dan Bali, Gunung Rinjani dianggap sebagai tempat yang sakral, terutama di Danau Segara Anak. Maka tidak heran bila masyarakat sering mengadakan ritual adat di gunung dan danau ini untuk meminta keselamatan dan terhindar dari hal tidak baik. Cerita tentang Danau Segara Anak, di ketinggian 2000 mdpl terdapat dataran luas d tepi danau yang dapat untuk mendirikan tenda, tetapi perlu diingat kalau berada di tepi danau jangan pernah sekali mendekati nbahkan mencoba memasuki danau Segara Anak. Suatu ketika pernah ada seorang turis dari Jepang yang akan mengambil sepatunya yang jatuh di Danau Segara Anak tetapi turis tersebut tewas tenggelam dan tidak ditemukan jasadnya hingga sekarang. Selain turis dari Jepang, turis dari Kanada pun hampir mengalami hal serupa di Danau Segara Anak. Entah apa yang ada dipikirannya saat itu, turis tersebut nekat berenang di danau Segara Anak, begitu sudah berada di air, tiba-tiba ada keanehan alam yang hampir menenggelamkan tubuhnya tetapi turis tersebut akhirnya dapat selamat. Memang Danau Segara Anak dianggap keramat oleh masyarakat sekitar terutama suku Sasak yang sering melakukan ritual adat di tempat ini, sehingga dilarang untuk mendekati bahkan berenang di Danau Segara Anak tersebut. Ada yang mengatakan bila ada yang melihat Danau Segara Anak merupakan hamparan air yang luas makan orang tersebut akan berumur panjang, begitu pula sebaliknya. Entah itu hanya mitos atau salah satu misteri dari Gunung Rinjani ini.

  1. Cerita Angker Gunung Agung di Bali

Selain terkenal dengan banyaknya wisata pantai yang sudah terkenal di Pulau Dewata, ada juga wisata alamnya yang tidak dapat dilewatkan. Salah satunya adalah Gunung Agung yang berada di Kecamatan Rendang, Karangasem, Bali. Gunung ini memiliki ketinggian 3031 mdpl dan termasuk gunung tertinggi di Pulau Bali. Di lereng Gunung Agung terdapat Pura yang sakral bagi umat Hindu dan sudah cukup terkenal yaitu Pura Besakih. Gunung Agung termasuk salah satu gunung yang masih aktif dan dapat meletus sewaktu-waktu, seperti pada beberapa tahun yang lalu gunung ini aktif dan berstatus awas. Karena termasuk gunung yang disucikan dan kramat, maka tidak sembarangan pecinta alam dapat mendaki gunung ini, karena masyarakat Bali menganggap bahwa Gunung Agung merupakan tempat bersemayamnya para Dewa dan Dewi serta Roh leluhur yang sudah meninggal. Seperti gunung lainnya, di Gunung Agung juga ada pantangan bagi yang akan mendaki, yaitu tidak boleh sembarangan untuk buang air, mengucapkan salam bila melewati tempat yang dikramatkan, serta dilarang menggunakan pakaian berwarna merah atau hijau. Ada pula anjuran untuk tidak menaiki Gunung Agung dalam jumlah rombongan yang ganjil jika tidak ingin mendapat malapetaka selama proses pendakian. Selain itu juga bagi para wanita yang sedang datang bulan atau haid, sebaiknya tidak mendaki Gunung Agung karena sedang “kotor”. Karena mayoritas penduduk Pulau Bali beragama Hindu dan menganggap suci hewan sapi, maka para pendaki hendaknya tidak membawa bekal berupa daging sapi maupun segala olahannya, dan tidak membawa perhiasan yang berasal dari emas. Menurut cerita dahulu ada pendaki yang tidak tahu membawa daging sapi untuk bekal, tanpa disangka saat mulai perjalanan mereka dihadang oleh angin besar dan cuaca menjadi buruk, dan apa pula pendaki yang membawa perhiasan dari emas, saat berada di jalur pendakian, badan si pendaki menjadi lelah tetapi bukan kram, hanya lelah yang luar biasa hampir seperti lumpuh.

  1. Cerita Misteri Gunung Halimun di Jawa Barat

Gunung Halimun termasuk dalam gunung yang sudah tidak aktif di Indonesia, terletak di sebelah timur dari Gunung Salak, perbatasan antara Kabupaten Bogor, Sukabumi dan Lebak. Gunung Halimun memiliki tinggi 1925 mdpl dan dikelilingi oleh Taman Nasional Halimun Salak. Misteri Gunung Halimun erat kaitannya dengan Prabu Siliwangi, seperti halnya pada Gunung Salak yang bersisihan. Konon wilayah ini dikelilingi oleh benteng dan harimau tak kasat mata milik Prabu Siliwangi. Menurut cerita misteri yang beredar,entah apapun yang melewati di atas titik suci Gunung Halimun akan jatuh dan mati atau hilang bahkan hewan Burung sekalipun.

  1. Cerita Mistis Gunung Arjuno di Jawa Timur

Jawa Timur terkenal dengan barisan pegnungan seperti gunung Bromo, Gunung Semeru maupun Gunung Lawu. Gunung Arjuna atau Gunung Arjuno juga merupakan salah satu gunung yang berada di wilayah Jawa Timur, tepatnya di antara Kabupaten Malang dan Pasuruan. Gunung Arjuno memiliki ketinggian 3339 mdpl dan diselimuti cerita mistis karena banyak ritual yang diadakan di gunung tersebut. Nama Gunung Arjuna atau Arjuno ini diambil dari nama tokoh pewayangan yaitu Arjuna yang terkenal dengan kegagahan dan ketampanannya. Konon dulu Arjuna sering singgah di tempat ini dan melakukan ritual pertapaan, oleh karena itu gunung ini diberi nama Gunung Arjuna atau Arjuno. Beberapa pendaki pun mengalami kejadian mistis di Gunung Arjuno ini, misal seperti tiba-tiba terdengar suara gamelan atau gending jawa dengan irama seperti di pesta pernikahan, sebaknya pendaki tidak melanjutkan perjalanan karena adanya suara ini merupakan tanda bahwa penunggu di Gunung Arjuno sedang melakukan ritual, bila ada yang nekat untuk melanjutkan pendakian maka bersiap untuk dibuat bingung dan bisa saja sampai dinikahkan dengan jin penunggu Gunung Arjuno. Di gunung ini pun ada hutan yang bisa membuat orang tersebut lupa, yaitu Alas Lali Jiwo atau dalam bahasa Indonesia namanya berarti Hutan Lupa Jiwa aau Lupa Diri. Bila niatan ketika akan mendaki Gunung Arjuno sudah buruk, maka ketika berada di Alas Lali Jiwo akan dibuat tersesat di dalam hutan ini. Pasar Setan pun ada yaitu terletak di Sabana Gunung Arjuno yang sangat luas. Konon pernah ada pendaki yang sedang bermalam di tempat ini mendengar suara ramai dan berisik persis seperti kegiatan ketika berada di pasar. Menurut cerita ada pendaki yang pernah membeli jaket di pasar setan ini, keesok harinya jaket yang dibeliya masih ada tetapi uang kembaliannya berubah menjadi lembaran daun.

Baca juga : “Mitos Rumah Tusuk Sate Menurut Primbon dan Fengshui

Memang bukan rahasia lagi jika gunung maupun alam luar merupakan tempat bagi para makhluk halus bersemayam. Banyak cerita yang mengatakan bahwa di tiap gunung selalu memiliki “penunggu” dan terdapat kerajaan gaib yang ada di dalamnya. Dari cerita tentang beberapa gunung angker di Indonesia seperti di atas, sebenarnya dapat kita simpulkan bahwa bila kita sedang berada di alam bebas, sedan berada di tempat yang jarang dihuni, lebih baik kita bersikap sopan dan tidak jahil, lebih baik lagi bila kita tiba di suatu tempat yang dirasa angker kita mengucapkan salam dan menyampaikan niat kita yang ingin mendaki alam, bukan untuk merusaknya. Yang paling penting adalah jaga lisan dan perbuatan serta dibarengi oleh niat yang baik, karena alam dapat “membaca” niat dan maksut kita. Selain itu, usahakan untuk mendaki gunung tidak seorang diri, karena kita tidak tahu ada halangan apa yang akan dihadapi di tengah perjalanan. Siapkan fisik yang prima serta peralatan secukupnya yang memadai. Apabila badan tidak memungkinkan untuk mendaki gunung, lebih baik tidak dipaksakan, karena badan yang lemah akan mudah diganggu oleh makhluk gaib penunggu gunung.

Itulah tadi 20 cerita misteri gunung paling angker di Indonesia yang perlu kamu ketahui sebelum melakukan rencana pendakian gunung di Indonesia agar tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan. Semoga rangkuman ini bermanfaat ya dan jangan lupa share ke teman-teman agar lebih bermanfaat. Terima kasih sudah mampir di blog Gudang Misteri, jangan lupa nantikan artikel misteri menarik selanjutnya ya jangan sampai kelewatan.

20 Cerita Misteri Gunung Paling Angker di Indonesia |