11 Mitos Fenomena Alam Pertanda Akan Terjadinya Bencana Alam

Mitos fenomena alam pertanda bencana – pada jaman dahulu sebelum pesatnya perkembangan teknologi seperti sekarang ini, masyarakat memiliki kemampuan “niteni” atau menerka gejala bencana alam yang akan terjadi berdasarkan fenomena alam serta pertanda yang diberikan oleh alam itu sendiri sehingga seiring berjalannya waktu beberapa fenomena alam menjadi sebuah mitos. Bencana alam seperti banjir bandang, tanah longsor, gunung meletus, badai, angin beliung hingga tsunami pun memberikan sinyal-sinyal yang sebenarnya dapat ditangkap oleh orang yang memiliki kemampuan serta rasa tanggap. Misalnya seperti bencana alam tsunami yang berasal dari laut yang awalnya tenang kemudian dalam sekejap dapat menjadi gulungan ombak yang super besar yang dapat menghempaskan dan memporakporandakan apa saja yang ada di depannya.

Mitos Fenomena Alam Pertanda Akan Terjadinya Bencana Alam

Mitos Fenomena Alam Pertanda Akan Terjadinya Bencana Alam

Menurut pengakuan korban tsunami aceh yang selamat, sebelum terjadinya gelombang besar tersebut sebenarnya alam sudah memberikan pertanda seperti air laut yang tiba-tiba surut dari pinggir pantai dan binatang laut yang menghindari daerah pesisir. Tetapi kadang fenomena alam sebagai pertanda yang sederhana seperti itu tidak disadari oleh masyarakat karena mungkin hanya dianggap sebagai mitos belaka sehingga ketika bencana alam terjadi benar-benar terjadi akibatnya menelan banyak korban jiwa yang tidak dapat menyelamatkan diri. Selain itu mitos fenomena alam pertanda bencana alam yang muncul selain sebagai tanda akan terjadinya suatu bencana, pada masyarakat kuno yang berprofesi sebagai petani maupun nelayan ,digunakan sebagai pertanda ketika akan melakukan suatu kegiatan. Misalnya para petani, pertanda alam dapat digunakan sebagai “patokan” ketika akan mulai bercocok tanam atau mengetahui kapan masuknya musim kemarau atau penghujan. Jika pada pelaut atau nelayan, tanda alam tersebut digunakan untuk menentukan arah angin , waktu berangkat melaut dan menangkap ikan. Berikut di bawah ini beberapa mitos fenomena alam pertanda akan datangnya suatu bencana alam, antara lain :

Mitos Fenomena Alam Pertanda Akan Datangnya Bencana Alam

  1. Adanya gempa bumi yang terjadi sebagai pemula rangkaian kejadian bencana alam

Hal ini biasanya berhubungan dengan bencana alam berupa tsunami atau gelombang laut yang dahsyat. Gempa bumi yang terjadi pada bencana tsunami merupakan pertanda awal dari sebelum terjadinya gelombang pasang. Gempa terjadi di dasar laut saat terjadinya penyesuaian patahan palung atau benturan antara lapisan di permukaan dasar laut.

  1. Air di lautan yang menyusut secara tiba-tiba dan seperti tertarik menuju tengah laut

Setelah terjadinya gempa, ini merupakan tanda kedua yang biasanya menyertai akan terjadinya gelombang besar tsunami yang akan datang menghempas ke daratan. Air laut seolah seperti tertarik menuju ke tengah laut yang kemudian dalam waktu yang sekejap dapat kembali ke daratan dan menghancurkan apa saja yang ada di pinggir lautan.

  1. Binatang laut terbang rendah dan menuju ke daratan

Binatang yang dimaksut seperti burung laut yang sering terbang di atas permukaan laut, jika akan terjadi bencana alam tsunami atau gelombang ombak besar, burung yang terbang di atas permukaan laut akan menuju ke daratan dan terbang rendah. Burung memiliki kepekaan yang tinggi terhadap perubahan udara yang ada di sekitar laut sehingga burung dapat mengetahui jika akan datang badai atau gelombang pasang. Hal ini menandakan bahwa akan terjadi suatu kejadian di permukaan laut sehingga burung laut terbang menuju pesisir.

  1. Terdengar suara gemuruh dari daerah laut

Konon katanya ketika akan terjadinya bencana tsunami, dari bagian laut akan terdengar suara bergemuruh yang mirip dengan suara pesawat jet yang sedang terbang rendah. Hal ini menandakan bahwa gelombang besar akan datang dan menghempas ke daratan. Yang perlu diwaspadai adalah gelombang yang datang bukan hanya sekali, tapi dapat berkali-kali, sehingga jangan sampai terkecoh dengan suara gemuruh yang datang, segera selamatkan diri dengan mencari tempat berlindung yang aman.

  1. Hewan hutan turun gunung

Hewan hutan seperti kera dan macan atau harimau biasanya akan turun gunung dan masuk ke dalam perkampungan warga yang terdekat dengan hutan. Hal ini ada yang mempercayai sebagai tanda akan terjadinya bencana gunung meletus atau gempa bumi dari gunung tersebut. Turunnya hewan hutan ke perkampungan untuk mencari tempat perlindungan dan juga mencari makan karena suasana di sekitar gunung yang sedang berproses akan meletus cenderung panas dan pohon juga mengering.

  1. Banyak ayam kampung yang tidak mau bertelur

Ayam kampung biasanya menghasilkan telur dengan siklus yang teratur, tetapi jika ayam kampung tidak mau bertelur dengan jangka waktu yang lama, perlu di waspadai jika akan terjadi suatu bencana alam seperti gunung meletus ,karena akibat dari meningkatnya aktivitas kegunungapian membuat binatang seperti ayam menjadi tidak nyaman dan tidakmenghasilkan telur.

  1. Petir di siang hari yang panas

Kejadian alam seperti ini biasanya menandakan akan adanya hujan yang hebat di wilayah tertentu dimana petir muncul. Petir merupakan kumpulan dari uap air yang bermuatan listrik, yang dapat membahayakan jika tersambat pada manusia atau benda yang juga bermuatan listrik. Baiknya hindari dahulu tempat yang beresiko dapat menghantarkan listrik ketika melihat kejadian alam seperti  ini.

  1. Sekumpulan gajah yang menuju dataran lebih tinggi

Gajah dianggap memiliki kepekaan yang tinggi karena indera pendengaran gajah yang tajam dapat menangkap perubahan gelombang elektromagnetik yang terjadi ketika akan terjadi gempa dan tsunami. Gajah akan mengalami perubahan perilaku seperti memberontak,  mengeluarkan suara dengan keras dan berlarian. Bahkan gajah dapat mengetahui perubahan tersebut jauh hari sehingga ketika muncul tanda perubahan tersebut, kawanan gajah akan berpindah menuju dataran yang lebih tinggi untuk menyelamatkan diri.

  1. Anjing mengalami gemetaran dan ketakutan

Hal ini disebabkan oleh kepekaan dan sensitivitas indera pendengaran yang dimiliki oleh anjing yang 10 ribu kali lebih kuat dari manusian. Karena kepekaan inilah yang dapat membuat anjing mencium dan mengamati adanya perubahan suhu dan udara sebelum terjadinya gempa bumi dan datangnya badai besar. Karena ketakutan dan merasa tidak nyaman inilah anjing menjadi sering menyalak dan menggonggong seolah memberikan tanda akan datangnya bencana alam yang dirasakan.

  1. Munculnya kawanan Hiu di lautan

Hiu termasuk dalam golongan predator lautan yang ganas, hewan ini memiliki kepekaan terhadap bau anyir seperti darah yang kuat sehingga ditakuti oleh hewan laut yang lainnya. Selain kepekaan indera penciumannya , ternyata ikan hiu juga memiliki indera perasa yang kuat juga sensitivitasnya dalam mendeteksi akan datangnya badai di lautan. Jika akan datang badai besar di lautan, Hiu memiliki sensor perasa yang sangat tajam sehingga dapat mengetahui perubahan suhu pada air laut dan bersama dengan kawanannya ikan hiu akan berenang menuju ke arah datangnya badai tersebut.

  1. Kumpulan kuda yang berbaris membentuk lingkaran dan meronta-ronta

Kumpulan kuda yang berbaris membentuk lingkaran serta meronta-ronta konon menurut mitos pertanda akan terjadinya sebuah gempa bumi dalam waktu dekat di daerah tersebut. Kuda memiliki tapal kaki yang sensitif konon gerakan elektromagnetik yang ada di perut bumi yang dapat memberikan sinyal yang ditangkap oleh kuda.

Baca juga : “19 Mitos Kejatuhan Cicak Mulai Kepala sampai Kaki

Nah itulah 11 mitos fenomena alam sebagai pertanda datangnya bencana alam yang dapat kita waspadai baik di lautan maupun di daratan. Bisa saja mitos pertanda alam itu suatu kebetulan dan benar terjadi atau ada kekeliruan dalam mempercayai. Sebenarnya kalau kita lebih memiliki kepekaan terhadap lingkungan sekitar kita akan dengan mudah menangkap sinyal-sinyal yang diberikan oleh alam. Semoga mulai sekarang kita semua dapat memiliki kepekaan terhadap mitos fenomena alam yang diberikan untuk dapat menyelamatkan diri dan keluarga dan bahaya bencana alam dan selalu berdoa meminta perlindungan dari Allah agar terhindar dari marabahaya.

11 Mitos Fenomena Alam Pertanda Akan Terjadinya Bencana Alam |